Apa itu Sistem Fidusia

Posted on

Pembiayaan bersama sistem fidusia di Pegadaian hanya berlaku untuk style agunan BPKB saja. Dalam sistem fidusia, nasabah hanya menyerahkan BPKB asli, fotokopi STNK, dan faktur pembelian saja sebagai jaminan kredit. Sementara wujud fisik kendaraan selamanya berada di tangan nasabah, supaya dapat digunakan usaha, karena sebetulnya obyek berasal dari pembiayaan sistem fidusia ini untuk mengembangkan usaha. Oleh karena itu, pembiayaan ini hanya dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM saja bersama syarat mempunyai kelayakan usaha yang sudah terjadi sekurang-kurangnya sepanjang satu tahun.

Plafon pinjaman didalam pembiayaan sistem fidusia berkisar antara Rp 1.000.000,- hingga Rp 200.000.000,-. Untuk sistem kreditnya condong lebih lama dibandingkan bersama sistem gadai, yakni tidak cukup lebih sepanjang 3 hari kerja. Jangka waktu sistem selanjutnya digunakan untuk menganalisis kelayakan usaha dan terhitung pembawaan serta kemampuan nasabah didalam membayar angsuran. Sementara jangka waktu pinjaman lebih fleksibel merasa berasal dari 6, 12, 24, hingga 36 bulan.

Lihat Juga : Pinjaman Jaminan BPKB

Untuk mengajukan pinjaman bersama sistem fidusia ini caranya tidak jauh tidak serupa bersama sistem gadai, bersama tahapan sebagai berikut:

1. Nasabah berkunjung ke kantor Pegadaian terdekat.
2. Menyampaikan maksud kedatangan untuk mengajukan pinjaman sistem fidusia kepada petugas. Biasanya tersedia ruang spesifik untuk produksi pengajuan pinjaman sistem ini.
3. Petugas akan menambahkan formulir yang kudu diisi oleh nasabah perihal bersama knowledge diri dan usaha yang dimiliki terhitung omset yang diperoleh berasal dari usaha tersebut.
4. Pengisian formulir dapat ditunaikan di tempat atau dibawa pulang. Jika nasabah sudah membawa beberapa syarat yang dibutuhkan yakni bersifat surat keterangan usaha, KTP, KK, fotokopi BPKB dan STNK, faktur pembelian, serta surat nikah (jika sudah menikah), maka pengisian formulir dapat ditunaikan di tempat dan segera menyerahkannya ulang pada petugas beserta bersama kelengkapan dokumen yang disyaratkan.
5. Jika beberapa syarat sudah lengkap, maka pengajuan pinjaman merasa diproses sepanjang 3 hari kerja.
6. Apabila nasabah memenuhi beberapa syarat kelayakan yang ditentukan, maka pengajuan kreditnya akan disetujui. Selanjutnya petugas menghubungi nasabah dan memberitakan waktu pencairan pinjaman.
7. Pada waktu yang ditentukan, nasabah berkunjung ulang ke kantor Pegadaian tempat mengajukan pinjaman bersama membawa BPKB asli. Sebelum dana dicairkan, nasabah kudu menandatangani perjanjian kredit sistem fidusia dan menyerahkan BPKB asli sebagai jaminan.
8. Selanjutnya nasabah diminta untuk membayarkan biaya administrasi yang dapat dibayarkan tunai atau dipotong berasal dari pinjaman.
9. Sesudah itu, nasabah akan meraih dana pinjaman tunai.

Nasabah yang menginginkan manfaatkan pembiayaan sistem fidusia di Pegadaian dapat menentukan product fasilitas Kreasi atau Arrum yang berbasis syariah.