Tiga Bentuk Tanah Kavling Dan Pengertiannya

Posted on

Sebagian dari Anda mungkin kerap memandang spanduk maupun brosur bertuliskan “jual tanah kavling murah di wilayah strategis”. Namun tahukah Anda apa arti dari tanah kavling?

Dalam kamus Bahasa Indonesia, kavling adalah anggota tanah yang udah dipetak-petak bersama ukuran tertentu yang dapat dijadikan bangunan atau area tinggal. Dalam sebuah kompleks perumahan, terkandung beraneka macam wujud tanah kavling, sesuai letak atau posisinya di didalam perumahan tersebut.

Masing-masing wujud kavling punyai kelebihan dan kekurangan sendiri, sehingga Anda harus memilih sesuai permintaan dan obyek Anda membeli. Agar tak keliru pilih, selanjutnya Rumah.com rangkum tiga wujud tanah kavling dan pengertiannya untuk Anda.

Cul de Sac Lot

Nama kavling ini berasal dari bhs Perancis yang sanggup disimpulkan sebagai tanah kosong di jalan buntu. Jenis tanah kavling ini kebanyakan punyai anggota depan yang cenderung sempit, tetapi segi belakang yang melebar.

Namun situasi sempit dan terletak di ujung jalan buntu ini justru sanggup menambahkan keuntungan tersendiri. Segi keamanan, misalnya. Bangunan yang dapat dibangun nantinya relatif menghadirkan situasi yang tenang dan jauh dari kebisingan. Nilai and ini menjadikan tanah kuldesak sesuai untuk wilayah area tinggal.

Kendati demikian, wujud tanah ini punyai kelemahan. Salah satunya adalah lahan untuk memarkir kendaraan. Lahan di anggota depan rumah yang terbatas, kerap mengakibatkan penghuni rumah susah selagi menempatkan satu atau apalagi dua mobil. Disamping area parkir, pintu masuk dari bangunan nantinya terhitung memadai sempit.

Lihat Juga : Kavling Produktif 

Interior Lot

Tanah kavling ini lebih dikenal bersama nama cluster atau klaster. Posisi tanah ini berada di sedang deretan kavling pada posisi satu blok. Interior lot kebanyakan hanya punyai satu akses pintu gerbang masuk sehingga sanggup dijaga bersama baik dan tidak bising.

Privasi yang diperoleh bersama tinggal di tipe tanah kavling ini terhitung memadai baik dan perawatan bangunan terhitung tidak begitu banyak. Hal yang harus diperhatikan dari tanah kavling ini adalah masalah panorama dari bangunan yang kebanyakan hanya satu arah saja dan terhitung sirkulasi udara yang kebanyakan kurang begitu bagus.

T-Intersection Lot

Nama familiar dari wujud tanah kavling ini adalah tusuk sate. Bagi sebagian orang, tanah kavling ini lebih ideal dijadikan area usaha dibanding rumah tinggal. Alasannya, lebih mudah nampak dari jauh yang berarti sanggup menarik minat pembeli.

Bila dialokasikan untuk hunian, diperkirakan dapat mengganggu ketenangan penghuni sebab lampu kendaraan yang melintas pada malam hari. Kelebihannya, kecuali dibangun sebuah hunian tentu penampilan eksteriornya dapat mudah dipandang siapapun yang melintas.